Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penempatan dana Rp200 triliun di bank-bank BUMN bukanlah dana darurat, melainkan pemindahan kas pemerintah dari Financial institution Indonesia untuk menjaga likuiditas dan stabilitas ekonomi.

Ia menilai kritik dari The Economist keliru memahami mekanisme pengelolaan kas negara. “Ternyata mereka nggak sepintar gue,” ujar Purbaya.

Menurutnya, kebijakan ini sesuai regulasi dan sudah pernah dilakukan sebelumnya sebagai bagian dari strategi memperkuat perbankan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.

YT/Kadin Indonesia

#Investortrust #BeritaEkonomi #KebijakanFiskal #PerbankanNasional #StabilitasEkonomi #EkonomiIndonesia #BUMN #RegulasiKeuangan #Makroekonomi

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *