Buku ini pada dasarnya bertujuan untuk memberikan jawaban atas minimnya referensi tentang kampanye moderasi beragama baik secara langsung (offline) maupun di media sosial (online). Tentunya, hal ini berdasar pada “tuduhan” para akademisi yang berpandangan bahwa kampenye moderasi beragama tidak harus digaungkan karena pada dasarnya masyarakat Indonesia sudah sangat moderat. Ditambah anggapan bahwa fenomena radikalisme internet bukanlah faktor primer pembentukan sikap radikal.