Equity Analyst CNBC Indonesia, Susi Setiawati menyebutkan anomali yang terjadi di Indeks Harga Saham Gabungan di tengah penguatan pasar international terjadi seiring dengan pesimistis terhadap essential ekonomi RI.
Financier yang keluar dari pasar domestik dan membuat IHSG yang melemah hingga 6% ke posisi 6.076 terus memperhatikan arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo utamanya kebijakan fiskal jangka pendek.
Selain itu posisi pelemahan Rupiah yang melemah juga sangat dipengaruhi dengan arah kebijakan suku bunga The Fed hingga BI Rate yang saat ini masih terjebak di lvel Rp16.400-an per Dolar AS? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Equity Analyst CNBC Indonesia, Susi Setiawati dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 18/03/2025).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans television, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iphone.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia.
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/.
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/.
https://www.instagram.com/cuap_cuan/.
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx.
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT.