KOMPAS.TV – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Bank Dunia keliru dalam menghitung proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 4,7 persen dari PDB, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Perbedaan versi Bank Dunia ini memantik tanda tanya. Mengapa Indonesia sangat optimistis, padahal pertumbuhan ekonomi mayoritas negara di Asia juga melambat?

Kompas Bisnis membahas lebih lengkap bersama Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual.

#ekonomi #bankdunia #ekonomiindonesia

Material Creator: Tesalonika Ajeng
–.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat television Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan online streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe network youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video clip terbaru dari KompasTV.

Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui site: www.kompas.tv.

Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui site: www.kompas.tv.

Media sosial KompasTV:.
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV.
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv.
X: https://x.com/KompasTV.
Thread: https://www.threads.com/@kompastv.
TikTok: https://www.tiktok.com/@kompastv.indonesia.

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *