Menilik pergerakan nilai tukar Rupiah di 2024, Ekonom Senior INDEF, Aviliani menilai bahwa posisi Mata Uang Garuda tidak lepas dari efek kebijakan The Fed terkait suku bunga.

Pasar meyakini The Fed akan memangkas suku bunga di H2-2024 sehingga dana global masih akan bergerak ke instrumen yang memberikan imbal hasil terbaik. Sehingga fluktuasi Rupiah masih akan terjadi dan Rupiah diproyeksi masih akan bergerak di rentang Rp 15.400-Rp 15.800 per Dolar AS.

Aviliani juga mengungkapkan adanya 5 risiko yang harus diwaspadai pemerintah dan otoritas moneter yakni terkait efek perang ke keamanan pangan, pengembangan EBT, ketenagakerjaan & ancaman pengangguran, fiskal harus jadi penggerak ekonomi dan daya saing dunia usaha.

Seperti apa ekonom melihat arah kebijakan suku bunga hingga dampaknya ke nilai tukar Rupiah? apa saja risiko yang harus diperhatikan RI di 2024? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Ekonom Senior INDEF, Aviliani dalam Profit, CNBC Indonesia (Rabu, 03/01/2024)

Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.

CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.

CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.

Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia

Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/

Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/

Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx

Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *