TRIBUN-VIDEO.COM – Di tengah perang yang sedang berlangsung, Israel justru mengalami krisis ekonomi besar.

Perekonomian negara itu dilaporkan menyusut 11 persen dari tiga bulan sebelumnya.

Hal itu diungkapkan JPMorgan, sebuah lembaga perbankan komersial dan investasi yang berpusat di New York.

Awal bulan ini, lembaga tersebut memperkirakan penurunan ekonomi Israel sebesar 1,5 persen.

Namun faktanya, produk domestik bruto (PDB) negara itu menyusut drastis pada kuartal keempat.

“PDB negara tersebut mungkin menyusut 11% dari tiga bulan sebelumnya,” kata JP Morgan dalam publikasinya, dikutip dari RT, Selasa (31/10).

JPMorgan mengatakan, untuk mengukur dampak perang terhadap perekonomian Israel sangat sulit.

Hal ini karena ketidakpastian terkait skala dan durasi konflik serta kurangnya data yang tersedia.

JPMorgan juga mencatat bahwa konflik Israel sebelumnya hampir tidak mempengaruhi aktivitas negara.

Konflik yang dimaksud seperti peningkatan permusuhan dengan Hamas pada 2014 atau dengan Hizbullah pada 2006.

Namun, perang yang terjadi saat ini telah berdampak besar terhadap keamanan dan kepercayaan dalam negeri.

Misalnya, jumlah korban tewas Israel yang mencapai 1.400 jiwa jauh lebih tinggi dibandingkan konflik sebelumnya.

Sementara jumlah tentara cadangan yang dimobilisasi telah mencapai 350.000 personel.

Ini merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah Israel yang setara dengan 5 persen angkatan kerja di negara tersebut.

(Tribun-Video.com)

https://www.rt.com/business/586169-israel-economic-crisis-jpmorgan/

HOST: Agung Laksono
VP: Mellinia Pranandari

#israel #israelpalestineconflict #israelpalestina #palestina #palestine #gaza #hamas #hamasattackisrael #hamasattackonisrael #international #internasional #beritainternasional

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *