Hal ini sama keadaannya saat media komunikasi hanya ada print dan radio. Begitu muncul media TV, maka media komunikasi ini akan ditambahkan dalam strategi berkomunikasi. Begitu juga saat Social Networking muncul.
Yang penting, kepentingan brand di sini jelas, misal hanya ikut-ikutan. Tapi harus ada target, misal ingin lebih dekat dengan konsumen, lebih berinteraksi dengan calon konsumen. Kembali lagi penggunaan media komunikasi yang akan dipilih harus berdasarkan on the right track. Siapa target audience yang akan dituju?