Nilai tukar Rupiah terhadap US Dolar mengalami pelemahan dalam waktu terakhir. Bahkan mata uang garuda itu kini berada di kisaran 15.600an. Lantas apa saja faktor yang menyebabkan pelemahan tersebut berlangsung lebih lama?
Branko Windoe SEVP Treasury and International Banking BCA mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkankan pelemahan rupiah terhadap USD, mulai dari current account RI yang mulai defisit, kenaikan yield untuk tenor jangka panjang hingga prediksi suku bunga AS.
Sedangkan Andry Asmoro Chief Economist Bank Mandiri menuturkan, pelaku pasar saat ini masih menunggu FOMC Meeting. Selain itu, spekulasi terkait arah suku bunga Bank Sentral bisa mempengaruhi mata uang. Lantas seperti apa efeknya terhadap pasar keuangan RI?
Selengkapnya saksikan dialog Syarifah Rahma bersama SEVP Treasury and International Banking BCA Branko Windoe dan Andry Asmoro Chief Economist Bank Mandiri dalam segmen Central Banking di Program Power Lunch CNBC Indonesia, Senin (09/10/2023).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau ios.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/cnbcindonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
Https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38bytjx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT