Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah terpantau anjlok terhadap Dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu di saat indeks Dolar AS terus menerus menguat dan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun, semakin menarik minat investor hingga Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengumumkan langkah keras untuk menindak jaringan Fentanil global dengan menuntut delapan perusahaan kimia asal China dan 12 pegawai mereka. Hal ini sehubungan dengan krisis Opioid mematikan yang melanda AS.
Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia (Rabu, 04/10/2023) berikut ini.
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT