Pengamat Ekonomi Prof. Ferryboat Latuhihin mengulas pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12% yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada triwulan kedua tahun 2025. Menurutnya, sejumlah indikator utama justru tidak sejalan dengan capaian tersebut.

Misalnya Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia dalam tiga hingga empat bulan terakhir berada di bawah level 50, yang menandakan sektor manufaktur tengah mengalami kontraksi, bukan pertumbuhan.

Selain itu, penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada term pertama 2025 turun hingga 19%. Pertumbuhan kredit perbankan juga tercatat di bawah 8%, jauh dari ekspektasi normal.

Namun menurut Founder Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, pemerintah memiliki kewajiban memulihkan kepercayaan publik, sehingga tidak boleh pesimistis.

” Pemerintah tidak salah juga, dalam agama juga kita tidak boleh putus asa, tapi tetap terukur base upon information. Tidak boleh klaim,” katanya.

#Sindonews #ToThePointAja #PertumbuhanEkonomi #FerryLatuhihin #ManufakturIndonesia #KreditBank

Selengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/

Adhere To WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9lDjk90x30mpm5Vy14
Follow our Official TikTok sindonews
Follow our Official Twitter officialinews _.
Like our Official Facebook officialinews.
Follow our Official Instagram officialinews.

Dapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:.
https://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia.
https://www.okezone.com/ untuk berita-berita sporting activities dan gaya hidup.
https://www.sindonews.com/ untuk berita-berit a politik dalam dan luar negeri.
https://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi.

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *