Download and install aplikasi berita TribunX di Play Store atau Application Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUNJAKARTA.COM – Rusia berpotensi menjadi satu di antara negara penerima manfaat terbesar dari perang Iran melawan serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang sedang berlangsung di bawah pemerintahan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.

Keuntungan Rusia dari perang ini diperoleh karena kenaikan harga minyak dan perubahan kebijakan sanksi membentuk kembali (re-shape) pasar energi international.

Selama sebagian besar tahun lalu, sejak Donald Trump kembali ke Gedung Putih, Washington telah berupaya melemahkan perdagangan energi Rusia, dengan alasan kalau pendapatan minyak akan membiayai mesin perang Moskow.

AS menargetkan dua perusahaan minyak terbesar Rusia dengan sanksi dan mengenakan tarif tinggi pada ekspor India dalam upaya untuk menekan New Delhi dan Beijing – dua pembeli energi fading setia Moskow.

Strategi tersebut tampaknya berhasil.

Pendapatan energi Rusia telah tertekan karena sanksi Barat, suku bunga tinggi, dan kekurangan tenaga kerja.

Pada bulan Januari, pendapatan minyak dan gas Rusia turun ke degree terendah sejak tahun 2020, yang memberikan pukulan telak bagi keuangan negara tersebut.

Namun, konflik yang semakin memanas yang melibatkan Iran telah secara dramatis mengubah prospeknya.

Serangan AS dan Israel terhadap Iran telah mengganggu ekspor dari salah satu wilayah penghasil minyak terpenting di dunia, mendorong harga minyak mentah international melonjak tajam.

Lonjakan ini secara tak terduga memperkuat posisi Rusia di pasar international.

Pekan lalu, AS memberikan pengecualian 30 hari kepada kilang minyak India yang memungkinkan mereka membeli minyak Rusia yang ‘terdampar’ di laut karena sanksi.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pengecualian tersebut dimaksudkan untuk menjaga aliran minyak ke pasar international selama krisis.

Dia juga mengindikasikan kalau Washington dapat melonggarkan sanksi-sanksi terkait Ukraina tertentu terhadap minyak Rusia jika diperlukan untuk menstabilkan pasokan global.

Pergeseran ini dapat memungkinkan minyak mentah Rusia untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perang Amerika-Israel Vs Iran, Pemenangnya Adalah Rusia, Berikut Ini Alasannya, https://www.tribunnews.com/internasional/7803128/perang-amerika-israel-vs-iran-pemenangnya-adalah-rusia-berikut-ini-alasannya.
Penulis: Hasiolan Eko P Gultom

Editor Video: Ilham Bintang Anugerah
Uploader: Fitriana SekarAyu

Jangan lupa adhere to akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:

YouTube: https://www.youtube.com/@tribunjakarta
Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?id=100093670066352
Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f
TikTok: https://www.tiktok.com/@tribun.jakarta?lang=en
Instagram: https://www.instagram.com/tribunjakarta/

#viory
#geopolitik
#rusia
#iranisraelwar
#geopolitik
#hargaminyak
#KrisisEnergi
#PerangTimurTengah
#Russia
#MiddleEastConflict
#BeritaDunia

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *