Mengunjungi Dusun Kiringan Canden Jetis Bantul kita akan disambut patung ‘mbok jamu’ yang merupakan simbol dari potensi masyarakat setempat. Iya, dusun yang terletak di pinggiran sungai opak tersebut selama ini dikenal sebagai sentra jamu gendong di Kabupaten Bantul. Puluhan pengrajin jamu gendong sampai saat ini masih bertahan memproduksi dan menjajakan jamu tradisional ke berbagai wilayah di sekitarnya. Tidak mengherankan jika kini Dusun Kiringan ditetapkan sebagai Desa Wisata Jamu Gendongan dari pemerintah setempat.
Belum lama ini, tim liputanUKM.com berkesempatan mengunjungi Dusun Kiringan untuk bertemu dengan salah satu pengrajin jamu di dusun tersebut, yakni Ibu Unun Matoyah. Ibu Unun selain sebagai pengrajin jamu seperti kebanyakan masyarakat lainnya, juga dikenal sebagai salah satu pionir pembuat jamu instan di Dusun Kiringan. “Semacam inovasi produk, karena di tempat kami sebagian besar usahanya adalah jamu segar, untuk itu saya mencoba segmentasi yang lain yakni jamu instan dan sirup,” jelas Ibu Unun kepada tim liputanUKM, Senin (19/2).
Selengkapnya bisa dibaca di https://liputanukm.com/bisnis-kuliner/peluang-bisnis-jamu-instan-tradisional-unoi-mandiri/