JAKARTA, KOMPAS.TV – Konsumsi dan daya beli masyarakat sedang lesu. Sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang mengaku bahwa omzet penjualan mereka selama Ramadan tahun ini mengalami penurunan.

Ramadan dan Lebaran memang selalu menjadi momentum perputaran uang dan konsumsi masyarakat. Pada tahun 2020 dan 2021, proporsi belanja menjelang Lebaran masing-masing tercatat lebih tinggi sekitar 0,3 persen poin.

Selain itu, tahun ini angka impor barang konsumsi juga tercatat mengalami penurunan. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, impor barang konsumsi turun dari 1,86 miliar dolar Amerika Serikat menjadi 1,47 miliar dolar Amerika Serikat. Penurunan impor ini menandakan adanya penurunan daya beli masyarakat.

Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal, menilai ketidakpastian kondisi ekonomi menjadi penyebab lesunya konsumsi dan daya beli masyarakat. Untuk mendorong konsumsi dan daya beli, pemerintah dinilai perlu memberikan stimulation bagi kelas menengah.

Baca Juga War Baju Lebaran, Warga Beramai-ramai Belanja di Pasar Tanah Abang di https://www.kompas.tv/regional/580801/war-baju-lebaran-warga-beramai-ramai-belanja-di-pasar-tanah-abang

#tanahabang #pasartanahabang #ekonomilesu

Artikel ini bisa dilihat di: https://www.kompas.tv/regional/582560/daya-beli-masyarakat-lesu-omzet-penjualan-pedagang-pasar-tanah-abang-turun-di-ramadan-2025

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *