Pernah Anda melihat saudara, keluarga, atau teman yang sewaktu-waktu berada pada titik tertinggi dalam berbuat baik? Melakukan sesuatu dengan bersahaja dan pada titik demikian, seperti ada kekuatan tertentu yang menyebabkan seseorang merealisasikan perbuatan baik apapun yang sudah diniatkan. Lalu pada saat yang lain, kita menyaksikan ada orang yang tadinya sedang giat, tiba-tiba seperti hilang ditelan zaman. Mungkin Anda pernah merasakan ada orang yang sering dijumpai di tempat yang baik, sedang memberi semangat orang lain untuk berbuat baik juga, lalu beberapa waktu tidak terlihat lagi. Sesekali kita berjumpa orang demikian di tempat berbeda, misalnya pada waktu kebiasaan ia berbuat baik, tiba-tiba kita jumpai ia sedang duduk santai di warung kopi. Keinginan dan implementasi untuk berbuat baik itu bisa saja naik turun. Orang yang hari ini sangat bersemangat, besok bisa jadi berkurang. Ada ungkapan dalam masyarakat Aceh, watee mangat teumen bu. Waktu makan enak saja. Saat makanan tidak enak, maka semangat juga hilang.
http://books.google.com/books/previewlib.js
GBS_insertEmbeddedViewer(“Tta-DwAAQBAJ”, 500,400);