MetroTV,
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah gejolak worldwide yang kian kompleks sepanjang 2025.

Purbaya menyebut dinamika eksternal seperti pembatalan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump oleh Mahkamah Agung AS, hingga isu independensi financial institution sentral AS pasca nominasi pimpinan baru The Fed, turut menjadi perhatian pasar global.

Sepanjang 2025, Purbaya menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,11%. Meski angka tersebut berada sedikit di bawah Vietnam dan Malaysia, pemerintah menekankan kualitas pertumbuhan Indonesia dinilai lebih sehat karena ditopang oleh disiplin fiskal yang kuat.

Defisit anggaran Indonesia tercatat sebesar 2,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih rendah dibandingkan Vietnam yang mencapai 3,6% PDB dan Malaysia sebesar 6,41% PDB.

Ia bilang berdasarkan standar kehati-hatian fiskal internasional, batas aman defisit umumnya berada di kisaran 3% PDB.

Ia menambahkan, capaian tersebut semakin bermakna karena Indonesia berhasil mempertahankan rasio defisit dan rasio utang pada level yang relatif lebih aman dibandingkan negara peers di kawasan.

” Jadi kita lebih jago dari negara-negara tersebut lah. Waktu ekonominya turun kita kasih stimulus tapi kehati-hatian fiskal kita tidak hiraukan,” tutupnya.

#EkonomiIndonesia #PurbayaYudhiSadewa #PertumbuhanEkonomi #apbnkita

———————————————————————–

Comply with juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi terkini!

Site: https://www.metrotvnews.com/
Facebook: https://www.facebook.com/metrotv/
Instagram: https://www.instagram.com/metrotv/
Twitter: https://twitter.com/metro_tv
TikTok: https://www.tiktok.com/@metro_tv
Metro Xtend: https://xtend.metrotvnews.com/

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *