Chief Economist Juwai IQI, Shan Saeed menilai eskalasi perang Hamas-Israel yang berkepanjangan hingga 1 bulan maka harga minyak mentah dunia bisa melesat hingga USD 100 per barel.

Efek lonjakan harga minyak akan berdampak pada ekonomi dunia karena akan mendorong inflasi dan memaksa Bank Sentral kembali mengerek suku bunga acuan.

Jika perang berlangsung 2 bulan, maka harga minyak bisa terkerek ke USD 125-150 per barel sehingga mayoritas ekonomi dunia akan masuk ke gerbang resesi dengan bentuk L-Shape dengan potensi mencapai 50%

Seperti apa dampak perang Hamas-Israel ke ekonomi global? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Chief Economist Juwai IQI, Shan Saeed dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 16/10/2023)

Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.

CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.

CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.

Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia

Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/

Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/

Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx

Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *