Di luar jam kantor dan akhir pekan, Mas Arif Biantoro melepas semua atribut kepolisiannya untuk mengebunkan 550 saca Plukenetia volubilis di lahan 5.000 m2. Anggota staf bidang Sistem Pengawasan (Siwas) Kepolisian Resor Tanahlaut, Kalimantan Selatan, itu menanam saca sejak awal 2020. Ketika tanaman berbuah 7—8 bulan kemudian, ia menjual ke pengolah di Kabupaten Kotabaru seharga Rp7.000 per kg. Brigadir polisi kepala Oyo—panggilan Arif—memanen rata-rata 0,5 kg buah saca per tanaman setiap bulan. Penjualan 275 kg saca memberikan omzet Rp1,9 juta. Ia memanen sebulan sekali sehingga dalam lima bulan mendapat tambahan penghasilan kotor Rp9,6 juta. Seiring dengan penambahan umur, produktivitas pun meningkat.
http://books.google.com/books/previewlib.js
GBS_insertEmbeddedViewer(“Ccs1EAAAQBAJ”, 500,400);