Kenaikan konsumsi masyarakat di momen libur panjang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha diperkirakan tidak cukup mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023. Konsensus pasar CNBC Indonesia dari 11 institusi memperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,98% (yoy) dan 3,74% dibandingkan kuartal sebelumnya (qtq).
Managing Editor CNBC Indonesia, Maikel Jefriando menyoroti masa libur panjang yang tidak mampu menjadi momentum bagi lonjakan konsumsi masyarakat. Selain itu melambatnya kinerja ekspor imbas pelemahan harga komoditas dan momen Pemilu mendorong investor untuk menahan ekspansinya.
Seperti apa ulasan Editorial CNBC Indonesia terkait pertumbuhan ekonomi RI? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Economist CNBC Indonesia Research, Maesaroh dan Managing Editor CNBC Indonesia, Maikel Jefriando dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 07/08/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT