Paradigma Cartesian-Newtonian, yang dipengaruhi oleh René Descartes & Isaac Newton, telah mempengaruhi pemahaman ilmiah dengan penekanan pada pemisahan antara subjek-objek serta manusia dan alam non-manusia. Paradigma ini berdampak pada ilmu manajemen yang mengadopsi filsafat positivisme dan cenderung mengabaikan dimensi manusia, terutama dalam Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Isu krusial saat ini sebagaimana Fritjof Capra adalah merevisi pemahaman ilmiah yang didasari paradigma ini, karena berkontribusi pada krisis multidimensional dan “penyakit-penyakit peradaban” pada abad ke-21. Buku ini berusaha untuk menampilkan sesuatu yang lain dari ilmu manajemen pada umumnya, sehingga akan terasa asing bagi penstudi Program Studi Manajemen, baik di S1, S2, walalupun mungkin untuk S3 terasa sedikit mengenal, sebab ada mata kuliah Filsafat Ilmu. Terasa hambar rasanya untuk membaca istilah-istilah Konvergensi, Multisentrisme, Holistik, Paradigma Cartesian-Newtonian, dengan tokoh utamanya René Descartes & Isaac Newton, sampai Fritjof Capra yang mengkritik hal ini. Buku ini dengan berbagai upaya berusaha untuk menampilkan “masa depan ilmu manajemen untuk ilmu manajemen masa depan”, esensinya adalah sudut pandang filsafat ilmu dalam mengkaji manajemen yang akan kedepankan. Era ini adalah era untuk merevisi pemahaman ilmiah yang didasari paradigma positivisme, karena berkontribusi pada krisis multidimensional dan “penyakit-penyakit peradaban” pada abad ke-21. Bagaimana kritik, solusi dan bahkan teori baru atau peradaban baru bagi manajemen 2045, buku ini akan sedikit mewakilinya.

http://books.google.com/books/previewlib.js

GBS_insertEmbeddedViewer(“9y_TEAAAQBAJ”, 500,400);

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *