Komunikasi politik adalah pertemuan dua disiplin ilmu yang saling melengkapi, yaitu ilmu komunikasi dan ilmu politik. Kini, ia menjadi salah satu bidang kajian utama dalam studi social politik kontemporer. Ketertarikan terhadap topik ini semakin meningkat seiring munculnya beragam industri media mulai dari cetak, televisi, hingga media daring yang telah mengubah secara drastis cara produksi, penyebaran, dan penerimaan informasi politik oleh publik (McNair, 2017). Salah satu peristiwa bersejarah dari transformasi komunikasi politik modern terjadi pada debat presiden Amerika Serikat tahun 1960 antara John F. Kennedy dan Richard Nixon. Debat ini, yang disiarkan langsung melalui televisi, menjadi momen penting yang menandai peran besar media dalam membentuk persepsi politik masyarakat. Meskipun Nixon lebih berpengalaman sebagai wakil presiden, tampilannya di layar terlihat kalah karismatik dibanding Kennedy yang tampil artikulatif, percaya diri, dan lebih menarik secara visual. Peristiwa ini menunjukkan bahwa penguasaan atas media dan kemampuan membangun citra publik sangat berpengaruh dalam meningkatkan daya tarik elektoral (Schulz, 2004).
http://books.google.com/books/previewlib.js
GBS_insertEmbeddedViewer(“tJ2CEQAAQBAJ”, 500,400);