Di Jepang, kalau perusahaan lagi kesulitan keuangan, yang pertama kali dipotong gajinya adalah para pimpinan, bukan langsung karyawan biasa!.
Kenapa? Karena di sana, pemimpin dianggap sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas kondisi perusahaan. Baru setelah itu, kalau benar-benar terpaksa, barulah gaji karyawan dipertimbangkan.
Pemimpin di Jepang paham, jabatan bukan cuma soal gengsi, tapi juga tanggung jawab ethical. Semoga budaya ini bisa dicontoh di banyak tempat, ya!.
Menurut kamu, apakah metode kepemimpinan kayak gini cocok diterapkan di Indonesia? Drop pendapatmu di komentar!.
Selamat datang di Kokogemoy! Channel yang membahas strategi pengembangan bisnis, self-development, suggestions kepemimpinan, dan teknik penjualan. Kami hadir untuk mendukung UMKM dan para profesional dengan solusi praktis dalam membangun tim yang strong, meningkatkan keterampilan, dan meraih kesuksesan. Subscribe sekarang untuk konten menarik dan workable, yuk berkembang bersama!
#GayaKepemimpinanJepang #LeadershipStyle #BelajarDariJepang #KepemimpinanBijak #TanggungJawabPemimpin #BisnisSehat #CorporateCulture #MindsetPemimpin #LeadershipMindset #KokogemoyTalks.