Presiden RI Joko Widodo yang sempat menyinggung akan menghentikan ekspor mineral mentah termasuk diantaranya adalah timah, ternyata menggemparkan dunia. Pernyataan Presiden Jokowi soal penghentian ekspor timah mengerek tinggi proyeksi harga timah dari US$ 20 ribu per ton menjadi US$ 25 ribu per ton pada tahun 2023 ini.

Lalu, bagaimana pengusaha melihat dampak dan fenomana reaksi pasar jelang kebijakan penghentian ekspor timah yang jika jadi sesuai rencanan sebelumnya akan berlangsung pada bulan juni, yang hanya tinggal menghitung hari?

Harwendro Adityo Dewanto Wakil Ketua Asosiasi Ekportir Timah Indonesia mengatakan situasi pasar masih stabil dan tidak ada gejolak terkait isu yang beredar. Selain itu, dalam 2 bulan terakhir sudah ada 19 perusahaan yang mendapat RKAB dengan jumlah yang besar. Dengan melihat kondisi tersebut, pihaknya justru pesimis bahwa pelarangan tersebut tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

Simak selengkapnya dalam segmen Mining Zone bersama Syarifah Rahma dengan Harwendro Adityo Dewanto Wakil Ketua Asosiasi Ekportir Timah Indonesia di Progran Closing Bell, Jumat (26/05/2023).

Simak selengkapnya diskusi Shafinaz Nachniar dengan Maino Dwihartono Direktur Stabilisas Pasokan & Harga Pangan Bapanas dan Ahmad Heri Firdaus Ekonom Indef dalam program Nation Hub.

Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/

CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.

CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.

Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *