Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pemerintah terus memantau dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap harga kedelai impor yang menjadi bahan baku utama tahu dan tempe. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenaikan harga tidak terus berlanjut sekaligus menjaga ketersediaan pasokan kedelai di dalam negeri.
Meski para perajin tahu dan tempe mulai mengeluhkan lonjakan harga bahan baku, pemerintah mengaku belum menerima laporan resmi terkait kondisi tersebut. Namun, Kemendag memastikan pasokan kedelai impor tetap dijaga agar proses produksi tidak terganggu.
Selain itu, Kementerian Perdagangan juga fokus mengawasi harga kebutuhan pokok yang masuk dalam skema Harga Eceran Tertinggi (HET). Untuk komoditas yang mengalami penurunan harga, seperti telur dan daging ayam, pemerintah bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan melakukan penyerapan stok guna menjaga keseimbangan pasar sekaligus mendukung program bantuan pangan.
Naskah dan Video: Hanna
Editor: Bagus
#Rupiah #HargaKedelai #TahuTempe #EkonomiIndonesia #BeritaEkonomi