Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2023 mencapai 5,05% (yoy) atau lebih rendah dibandingkan 2022 yang sebesar 5,31% (yoy). Dimana perlambatan ekonomi RI tidak lepas dari efek anjloknya harga komoditas.
Sekjen Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Toto Dirgantoro mengatakan kondisi gejolak ekonomi global telah memberi dampak ke penurunan harga komoditas yang berimbas pada turunnya kinerja ekspor.
Seperti apa pelaku usaha meliham kondisi ekonomi RI? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Sekjen Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Toto Dirgantoro dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 06/02/2024)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT