KOMPAS.TV – Keputusan Donald Trump menyerang Iran memicu gelombang protes di Amerika Serikat. Warga menilai aksi militer justru membahayakan dan melanggar janji kampanye damai.
Demonstran menilai pendekatan militer ini tidak membawa perdamaian, melainkan memperparah ketegangan local.
Mereka menegaskan, serangan ini hanya akan menciptakan siklus balas dendam dan kekerasan berkepanjangan. Poster “Hands Off Iran” menandakan keinginan agar Amerika Serikat segera menghentikan intervensi di Timur Tengah dan mengedepankan diplomasi sebagai solusi.
Tujuh pesawat pembom siluman B-2 milik Amerika Serikat telah kembali ke Pangkalan Udara Whiteman, di Missouri, Amerika Serikat, usai menyelesaikan misi serangan jarak jauh ke Iran.
Kelompok pertama yang terdiri dari empat pesawat berputar mengelilingi pangkalan sebelum mendekati landasan pacu. Kelompok terakhir yang terdiri dari tiga pesawat tiba dalam waktu 10 menit.
Pesawat-pesawat itu menjatuhkan 14 bom penghancur shelter seberat 15 ton ke sejumlah fasilitas nuklir penting Iran, di Fordow, Natanz, dan Isfahan.
Iran akan menutup Selat Hormuz sebagai akibat serangan Amerika Serikat ke Iran. Selat Hormuz merupakan jalur sempit yang menghubungkan Teluk Arab dengan Laut Arab, yang merupakan rute maritim paling penting bagi suplai energi global.
Seberapa besar dampaknya bagi dunia, kita akan membahasnya bersama Khairul Fahmi, pengamat militer ISESS.
Content Creator: Shinta Millenia
#israel #iran #amerikaserikat #perangiranisrael
Sahabat KompasTV, jangan lupa like, comment, dan subscribe network YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan upgrade mengenai isu-isu terkini di Indonesia.
Jangan lewatkan real-time streaming KompasTV 24 jam non quit di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video clip terbaru dari KompasTV.
Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui web site: www.kompas.tv
Media sosial KompasTV:
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv
Twitter: https://twitter.com/KompasTV
TikTok: https://www.tiktok.com/@kompastvnews