Sepanjang Q2-2024 China mencatatkan capital outflow hingga Rp240 Triliun yang disebut sebagai cerminan pesisme investor asing terhadap ekonomi Negeri Tirai Bambu.
Risiko pelemahan ekonomi China dinilai Ekonom Senior, Mari Elka Pangestu sudah dirasakan dan diproyeksikan pasar selama 6 bulan terakhir. Kondisi ini dipicu oleh pelemahan konsumsi dalam negeri, tekanan sektor properti hingga belum kembalinya keyakinan konsumen pasca pandemi covid-19.
Di sisi lain dalam pelemahan konsumsi dalam negeri China ini menyebabkan terjadinya over capacity produk manufaktur yang berakibat banjirnya produk China di AS, Eropa Hingga Asia termasuk Indonesia.
Diproyeksi pelemahan ekonomi China masih akan berlanjut dan dalam 2 tahun mendatang ekonomi China hanya tumbuh di kisaran 4%. Lalu seperti apa sebab dan dampak pelemahan ekonomi China termasuk ke Indonesia? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Ekonom Senior, Mari Elka Pangestu dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 14/08/2024)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT