Download and install aplikasi berita TribunX di Play Store atau Application Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO. COM- Iran sedang mempertimbangkan insentif ekonomi untuk membujuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Hal itu dilakukan di tengah ketegangan dua negara dalam negosiasi nuklir yang tak pasti.

Dilaporkan, Iran akan memanfaatkan naluri negosiasi Trump untuk membuat kesepakatan dan menawarkan “bonanza ekonomi” ke AS.

Dikutip dari middleeasteye.net pada Sabtu (28/2), Iran juga membujuk Trump soal investasi di industri minyak dan gasnya yang besar.

Teheran percaya menawarkan prospek keuntungan finansial yang signifikan bagi AS dapat menarik naluri negosiasi Trump.

Laporan itu muncul menjelang pertemuan antara negosiator AS dan Iran di Jenewa pada Kamis (26/2).

Kendati demikian, belum ada proposal resmi yang diajukan ke Washington.

Dilaporkan, upaya itu akan dilakukan Iran seusai menjadikan Venezuela sebagai pelajaran.

Seperti diketahui, AS berupaya mengakses cadangan minyak Venezuela yang sangat besar.

Hal itu dilakukan Trump setelah menangkap presidennya dalam serangan malam hari bulan lalu.

Diketahui sebelumnya, Trump menuduh Teheran memiliki ambisi nuklir yang jahat.

Atas hal itu, Trump memperingatkan Iran memiliki waktu terbatas untuk mencapai kesepakatan.

Kendati demikian, Trump tetap mengutamakan solusi diplomatik.

( Tribun-Video. com).

Artikel ini telah tayang di middleeasteye.net dengan judul.
Iran ‘menawarkan peluang investasi kepada perusahaan-perusahaan AS’ seiring dimulainya kembali pembicaraan penting.

https://www.middleeasteye.net/news/iran-offers-us-firms-investment-opportunities-crunch-talks-resume.

Program: Tribunnews Update.
Host: Adila Ulfa Muna Risna.
Editor Video: Tegar Melani.
Uploader: Bintang Nur Rahman.

Promosikan Jualanmu via Aplikasi Telegram. 2000+ Member Menunggu Informasi Produkmu. Klik DISINI


1000-an Member Menuggu Informasi Produk & Layanan Digitalmu. Klik DISINI

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *