Kenaikan Harga Plastik Picu Lonjakan Harga Air Minum Kemasan
Mahalnya harga plastik membuat pelaku industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) menaikkan harga produknya sejak pekan lalu.
Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (AMDATARA) Firman Sukirman, menyampaikan harga bahan baku kemasan plastik yang berbasis minyak bumi mencapai 70% hingga 100%. Plastik saat ini sedang menjadi barang langka dan mahal karena pasokan bahan baku dari Asia Barat terhenti imbas perang yang menutup Selat Hormuz.
Kenaikan itu tidak lagi bisa ditanggung dan disiasati produsen air minum dalam kemasan dengan efisiensi di internal perusahaan. Mereka akhirnya harus menyesuaikan harga jual air minum dalam kemasan karena meningkatnya komponen biaya produksi.
Lonjakan harga bahan baku berpotensi mendorong kenaikan harga air minum dalam kemasan sekitar 25-50% tergantung jenis product, quantity produksi, dan skala usaha masing-masing perusahaan. Kenaikan berkisar Rp2.000 sampai Rp3.000 per dus.
Akibat kelangkaan itu, produsen air minum dalam kemasan yang masih berbentuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terancam bangkrut.
#plastik #umkm